5 Mitos Masyarakat Jambi

Mitos adalah kisah tradisional tentang peristiwa misterius, kehidupan para dewa atau peristiwa yang sulit dijelaskan dan kadang tak berarti. Menurut KBBI sendiri, legenda itu berarti kisah suatu bangsa tentang asal usul alam semesta, manusia, dan bangsa itu sendiri.

Hampir di seluruh dunia ia memiliki berbagai mitos yang dipercaya penduduk setempat. Mitos-mitos ini diturunkan dari generasi ke generasi dan terkadang menghadapi perubahan gaya cerita karena penyebarannya dengan kata-kata lisan. Berikut adalah beberapa mitos yang dipercayai Jambian sejauh ini.

1. Tumbal Air Panas Semurup

Wisata air panas Semurup adalah salah satu simbol wisata di Kabupaten Kerinci. Lokasinya terletak di desa Baru Air yang hangat, Distrik Barat yang nyaman, Kabupaten Kerinci Barat. Tur ini tidak terlalu jauh dari pusat kota, hanya 11 km dari Kerinci.

Di luar keanehan, Semurup mempertahankan wisata air panas dengan kisah legendaris yang cukup terkenal. Mitos ini berkembang di antara orang-orang di sekitar wisata air panas Semurup. Konon, air panas Semurup selalu bertanya tentang pengorbanan manusia setiap tahun.

Mitos ini berkembang pesat karena banyak orang yang bunuh diri di tempat-tempat wisata Semurup Air Panas. Orang yang bunuh diri biasanya melemparkan diri ke dalam genangan air panas dengan suhu hingga 80 derajat Celcius.

Menurut legenda populer, wisatawan tidak pernah diharapkan untuk memiliki niat atau pembicaraan ingin melemparkan diri ke dalam air panas meskipun hanya bercanda. Karena air panas nantinya akan secara tidak sadar memanggil orang tersebut untuk secara ceroboh mencapai air panas.

Tetapi bagi wisatawan yang ingin pergi ke sana, jangan terlalu khawatir karena pagar tinggi dipasang di sekitar bak mandi air panas. Ini merupakan upaya untuk melindungi manajemen wisata dari keselamatan wisatawan. Jadi jangan terlalu khawatir, tapi jangan terlalu sombong, ya, tetap waspada !!

2. Cindaku si Manusia Setengah Harimau

Sebuah tugu peringatan adalah setengah manusia dan setengah harimau yang hidup di lereng Gunung Kerinci. Masyarakat percaya bahwa Cindle saya telah ada selama ratusan tahun.

Menurut cerita, Cindaku adalah manusia yang bertugas melindungi hubungan antara manusia dan harimau, sehingga tidak ada konflik. Tidak semua orang bisa beralih ke Cindaku, hanya manusia yang ingin mempelajarinya atau mendapatkan pengetahuan dari leluhur mereka yang bisa beralih ke Cindaku.

Legenda dalam masyarakat percaya bahwa jika seorang pria mengunjungi sebuah rumah di tengah malam dengan meletakkan tangannya di belakang punggungnya, maka pastilah dia bukan orang biasa, melainkan manusia yang diam-diam dari harimau atau sepupu saya.

3. Di Sungai Batanghari Banyak Harta Karun

Sungai Patang, Patang, adalah sungai terpanjang di Sumatera. Panjangnya 800 km dan terbentang dari Danau de Atas (Kabupaten Solok) hingga perairan timur Sumatera dekat Muara Sabak. Di masa lalu, Sungai Patangari digunakan sebagai jalur transit untuk perdagangan dan peradaban.

Kapal-kapal dari luar wilayah Jambi dengan mudah memasuki Sungai Batanghari. Oleh karena itu, pada zaman kuno banyak pusat peradaban terletak di sekitar aliran Sungai Batang Hari. Sungai Patang Batang juga membawa mitos yang diyakini oleh masyarakat Jambi. Salah satunya adalah ada banyak harta dari zaman kuno di dasar sungai.

Kisah ini bukan benar-benar hanya legenda, banyak peneliti sejarah mengatakan kebenaran tentang legenda ini. Fakta sejarah juga tidak dapat dilupakan, karena sungai, yang telah lama menjadi jalur perdagangan dan peradaban, tentu meninggalkan banyak barang di pangkalannya. Namun sejauh ini, banyak orang belum menemukan harta karun di dasar Sungai Patanjari.

4. Mitos Bebatuan Mulia di Danau Kaco

Danau Kaco adalah danau yang terletak di desa Lempur, di Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci. Danau ini termasuk dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat. Danau Kaku adalah 90 meter persegi, tetapi kedalamannya belum diketahui.

Masyarakat sekitar meyakini bahwa asal mula Danau Kaku dimulai ketika ada seorang putri cantik yang ingin menikahi banyak anak muda. Orang-orang ini berlomba untuk memberikan banyak batu berharga kepada sang putri. Mereka mempercayakan batu-batu mulia kepada ayahnya, yang bernama raja gagak.

Tetapi karena keserakahan raja gagak, ia kehilangan putrinya. Akibatnya, setiap putri cantik tenggelam di danau dengan batu mulia yang diberikan.

Kisah ini berkembang di masyarakat sekitar Danau Kaku. Namun ada orang yang percaya pada legenda ini. Mereka percaya bahwa kejernihan Danau Kaku adalah karena kehadiran batu mulia di dasar danau.

Tapi sejauh ini sepertinya belum ada yang berani menyelam ke dasar danau untuk menyelidikinya, ketahuilah bahwa kamu bisa mendapatkan batu mulia hahaha.

5. Balikan Setelah Mengunjungi Candi Muoro Jambi

Candi Muaro Jambi adalah situs terbesar candi Budha Hindu di Asia Tenggara. Kompleks Kuil Muaru Jambi mencakup area seluas 2981 hektar. Kuil Moaro Jambi dianggap berasal dari abad kesebelas. Selain keindahan arsitektur dan pesona alam di sekitar kompleks candi, candi ini juga memiliki legenda yang benar-benar unik.

Mitos yang berkembang di masyarakat berputar di sekitar keadaan cinta. Dikatakan bahwa jika seseorang mengunjungi kuil Moro Jambi bersama pacarnya, mereka akan segera berpisah. Sebaliknya, jika seseorang mengunjunginya dengan lawan jenis yang bukan pacar mereka, mereka akan segera menjadi.

Baca Juga Sejarah Candi Prambanan

Namun perlu diingat bahwa mitos ini hanya berlaku untuk pasangan yang belum menikah. Untuk pasangan, tampaknya tidak berpengaruh apa pun. Tapi ini hanya mitos.

Uncategorized

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*